RANCAEKEK – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dinilai menjadi momentum penting untuk memperbarui data sosial ekonomi masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penyaluran berbagai program pemerintah agar lebih tepat sasaran.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Saeful Bachri, S.H., M.A.P., mengatakan sensus ekonomi tidak hanya bertujuan memotret aktivitas usaha, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbarui kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami perubahan.
Menurutnya, tidak sedikit warga yang sebelumnya memiliki kondisi ekonomi cukup baik, namun kemudian mengalami penurunan akibat kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Perubahan tersebut perlu segera tercermin dalam basis data pemerintah agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh bantuan sesuai ketentuan.
“Pembaruan data harus dilakukan secara berkala. Kondisi ekonomi masyarakat bisa berubah sewaktu-waktu, misalnya karena terkena PHK atau kehilangan mata pencaharian. Oleh karena itu, data yang digunakan pemerintah harus selalu akurat dan terbaru,” ujar Saeful Bachri di sela kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, perubahan kondisi ekonomi masyarakat juga dapat berdampak pada kemampuan membayar iuran BPJS Kesehatan maupun mengakses berbagai program bantuan pemerintah. Karena itu, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan perangkat daerah terkait perlu aktif melakukan pembaruan serta verifikasi data masyarakat.
Menurut Saeful, data yang valid menjadi kunci agar berbagai program perlindungan sosial dan bantuan pemerintah dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya.
Ia menambahkan, setiap tahun Pemerintah Pusat mengalokasikan dana bantuan sosial dalam jumlah besar untuk masyarakat Jawa Barat. Oleh sebab itu, ketepatan data menjadi faktor penting agar anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara efektif dan tidak salah sasaran.
“Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, kami berharap seluruh data masyarakat dapat diperbarui secara akurat sehingga program pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas politisi Partai Demokrat tersebut.

